Temen gue, Vivi mungkin lagi galau atau gimana tiba-tiba minta numpang coret-coret tulisan dia di blog gue.
Karena gue orangnya baik, ini dia tulisan temen gue itu.
Cekidoot!
*****
Matahari sudah mulai condong ke barat
Tapi si gadis masih berharap ada keajaiban datang,
Berharap cowo itu menghampirinya di rumah
Ya sambil berdoa ‘ ya Tuhan, semoga hari ini saya dipertemukan dengan dia ‘
Tiba-tiba nonggol sms di inbox HP si gadis,
Dari seorang cowo yang saat itu diharapkan kedatangannya,
”Lagi apa? Lagi dirumah gak? Saya kengen kamu, boleh main kerumah mu?
Si gadis menjawab, ” iya ini lagi dirumah kok, kesini aja. Saya tunggu, saya juga kengen ma kamu” (hahaha, bodoh, udik )
Dengan hati gembira si gadis menunggu kedatangan cowo itu diruang TV,
Sambil sesekali menoleh kearah pintu, tak sabar ingin segera bertemu cowo itu.
Detik........
Menit........
Tok... tok... tok...,
Bunyi itu dari pintu diluar sana.
Si gadis cepat berlari menuju arah suara itu dan membukakan pintu.
Dengan wajah cerianya,
Si gadis mempersilahkan masuk cowo itu.
sambil bersyukur ’ya Tuhan terimakasih,hari ini saya sudah dipertemukan dengan dia’.
Sore itu diruang tamu.
Ejekan, lelucon, hiburan, semangat, senyuman, tatapan mata dan lain hal dari cowo itu untuk si gadis.
Saat itu si gadis sangat bahagia.
Gak peduli berapa lama waktu yang mereka habiskan buat ngobatin kengennya.
Sampai si gadis tersadar, belum menawarkan minun kepada cowo itu.
(haha, tolol sekali si gadis, saking senangya bertemu cowo itu sampai lupa menawarkan minum)
Ya, lalu si gadis bergegas menuju dapur,
Membuatkan secangkir teh panas.
Sambil berharap, dengan secangkir teh panas, cowo itu menunda kepulangannya.
Ya, setidaknya sampai tehnya dingin, lalu diminum.
Si gadis kembali ke ruang tamu,
Sambil membawa secangkir teh untuk cowo itu.
Kemudian duduk kembali.
Entah kenapa, tiba-tiba si gadis terdiam,
Sambil memandangi cincin dari neneknya,
yang ada di jari manis tangan kanannya.
Lalu memutar-mutarkan cincin dijarinya dan melepaskannya sambil dilihat-lihat.
Dan entahlah angin apa yang lewat,
Dengan seketika Cowo itu meminjam cincin yang sedang dipegang si gadis.
Si gadis gak ngerti maksudnya.
Ya, kemudian oleh si cowo cincin itu dipasangkan kembali di jari manis tangan kanan si gadis.
Sambil berkata ” sabar ya, suatu saat ntr saya akan memasangkan cincin kejari manismu”
Si gadis hanya tersenyum bahagia, (dasar udik - udik, hahaha)
dalam hatinya Amin. Amin. Amin.











